RAPAT KOORDINASI dan EVALUASI PENGELOLAAN LAYANAN PANGGILAN DARURAT CALL CENTER 112

RAPAT KOORDINASI dan EVALUASI PENGELOLAAN LAYANAN PANGGILAN DARURAT CALL CENTER 112

RAPAT KOORDINASI dan EVALUASI PENGELOLAAN LAYANAN PANGGILAN DARURAT CALL CENTER 112

Serang, 26 November 2020 – Dinas Komunikasi dan Informatika ( Diskominfo ) Kota Serang menggelar kegiatan “Rapat Koordinasi dan Pengelolaan Layanan Panggilan Darurat Call Center 112” di Sari Kuring Indah Ciracas, Serang-Banten. Kegiatan ini diselenggarakan oleh bidang Electronic Government ( E-Govt ) yang bertujuan membentuk sistem pusat yang terpadu, memudahkan dan membantu keluhan masyarakat, dan juga memberikan pelayanan publik terbaik.


Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Serang, W. Hari Pamungkas, S.STP, MKM menerangkan bahwasan nya titik yang menjadi tolak ukur dari di bentuk nya Layanan Panggilan Darurat 112 adalah bagaimana pelayanan publik kegawatdaruratan bisa terjalani dengan maksimal. Beliau pun menjelaskan TOTAL panggilan dari agent panggilan sejak bulan januari hingga november 2020 sebanyak 33.196 panggilan.


Dengan total panggilan yang terjawab sebanyak 27.485 panggilan, dengan intensitas panggilan yang benar-benar seputar kegawatdaruratan adalah 190 panggilan. Selebihnya adalah panggilan prank dan dos/larangan.  Berdasarkan pada data yang kami peroleh data panggilan mengenai Damkar sebanyak 20 panggilan, perihal Pohon Tumbang 19 panggilan, seputar Kriminal 10 panggilan, mengenai Mobil Jenazah 21 panggilan, dan hal-hal lain seperti serangan hewan liar, gangguan jiwa, kemacetan, gangguan jalan trotoar, dll sebanyak 8 panggilan.


Melihat hal itu, bisa disimpulkan banyak masyarakat kita yang belum bisa membedakan dimana panggilan yang berjenis layanan darurat, dan layanan kemanusiaan. Bersama tujuan yang menjadi pedoman penting kehadiran layanan 112 ini adalah perlunya kerjasama dari semua elemen yang ada, seperti OPD maupun pejabat vertikal. Dan kami pun meminta saran dan masukan terkait program, SOP, dan hal lain yang membuat semua hal ini menjadi baik.